Indonesia: Siap-Siap Moratorium CPNS Berlangsung 5 Tahun



JAKARTA- Siap-siap katakan tidak pada CPNS selama lima tahun kedepan moratorium atau pembatasan calon pegawai negeri sipil akan dilakukan pemerintah. Semua terjadi untuk mengevaluasi seluruh rekrutmen CPNS yang selama ini telah dilakukan apakah cukup efektif atau tidak selain itu upaya  motarium dilakukan karena pembatasan anggaran APBN untuk menghemat.

Nantinya dana penerimaan akan dialokasikan kepada pendidikan, Tahun 2014 ini terbilang sedikit penerimaan, tentu  kabar moratorium ini menjadi sebuah kabar yang tidak bagus terutama para honorer sebab setidakna ada sekitar 5 tahun penambahan usia. Jika usia seseorang sudah mencapai 30 tahun maka sudah dipastikan harus melupakan untuk menjadi seorang CPNS akibat moratorium.

Penerimaan CPNS akan dilaksanakan dalam beberapa tahan sayangnya semua sudah diputuskan, setidaknya setiap tahun pemerintah harus  mengeluarkan dana dari APBD untuk menggaji para CPNS baru. Tidak heran keputusan seperti ini akan menjadikan sebuah  awal perubahan tradisi yang dilakukan Indonesia selama 10 tahun terkhir.

Meski demikian kabar mengenai moratorium ini belum dipastikan karena baru  renca pemerintah sebagai langkah mengevaluasi penerimaan CPNS khusus Indonesia seperti beberapa kutipan yang  disampaikan oleh kementerian aparatur negara melalui kompas bahwa berita mengenai moratorium ini tidak ditampik berikut penutan:

"Agar segala keputusan yang dilakukan dalam proses reformasi birokrasi efisien dan produktif," kata Yuddy, seusai acara serah terima jabatan di Kementerian PAN dan RB, Selasa (28/10/2014).
Menurut beliau memang ada  beberapa hal yang sudah dibicarakan mengenai kabar ini melalui kementerian ini  beliau  juga sudah membicarakan mengenai moratorium kepada wapres beberapa waktu lalu.

"Tadi saya dipanggil oleh Wapres soal itu (moratorium). Pastinya itu juga yang diamanahkan Presiden Joko Widodo terkait penyelenggaraan aparatur sipil negara. Beliau minta dilakukan moratorium PNS," kata Yuddy.

Moratorium akan dilakukan mengingat bahwa setiap tahun pemerintah menyiapkan dana untuk penerimaan dan gaji  CPNS yang terus membengkak. Moratorium terkait pengalaman tahun 2014 bahwa pemerintah akan mengalami devisit APBN bila tidak dilakukan kenaikan BBM untuk menyikapi devisit. Mau tidak mau suka tidak suka bahwa dampak yang terjadi berimbas pada moratorium dan menyiapkan anggaran APBN  agar tidak terjadi  divisit anggaran.
Bagikan Artikel :
Share on FB Tweet Share on G+

Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Acak