Prudent Games Inc: Bocah SD 8th Sudah Jadi CEO dan Pakar Keamanan Siber



Austin- Bocah ini baru berusia 8 tahun tetapi sudah menjadi CEO dan pakar keamanan siber sebuah perusahaan games untuk anak-anak dan orang dewas. Sebuah perusahaan Prudent Games Inc yang membuat beberapa aplikasi games menggunakan jasa bocah ini, ya bocah SD yang memiliki panggilan Paul ini bukan tidak memiliki kemampuan alasan dia menjadi CEO dan Pakar keamana Siber karena ada beberapa keahlian dibidang hacker.

Dunia games memang tidak lepas dari creker dan hecker banyak cara yang digunakan untuk dapat bermain games dan menembus level tergolong sulit. Melalui sebuah aplikasi biasanya para creker bisa menembus sebuah akun gamers lainnya. Inilah keahlian yang dimiliki Paul, maraknya pelanggaran yang dilakukan membuat Paul memiliki inisiapif melindungi dan mencegah kejadian tersebut.

Paul bisa membuat sebuah pasword aman dari ckreker dan hecker melalui platfrom para user games bisa membuat kombinasi pasword aman dan dijamin melalui teknik ini pasword yang dibuat akan sulit ditembus. Menurutnya ada beberapa hal yang harus dijaga dalam Prudent Games Inc sesuai dengan moto dikutip dari situs VivaNews

"Motto perusahaan kami yaitu belajar dan bermain. Kami ingin fokus pada privasi Anda," ujar Paul dalam sebuah wawancara, melansir Keyetv, Jumat 24 Oktober 2014.
Produk yang ia buat memiliki fungsi sebagai salah satu cara asyik dengan cara Cracker Proof. Game ini digambarkan sebagai cara yang asyik untuk belajar membuat password yang kuat. Paul bahkan menjamin layanan password besutannya tak mudah dibobol penjahat siber atau pengguna yang iseng.

"Ini cukup kuat, orang lain tak bisa membobol dan cukup mudah bagi Anda untuk mengingatnya," terang Paul yang kini duduk di bangku sekolah dasar Harmony School of Science.
Dari alasan inilah seorang Paul meski masih berusia 8th tetapi sudah memiliki kemampuan khusus yang terbilang hebat disetarakan  dengan kemampuan hecker dunia, meski masih bocah kemampuannya terbilang luar biasa. Bila anak seusia Paul tengah asyik bermain dan belajar disekolah, hal ini juga terjadi pada Paul meski tambahan pekerjaan yang terbilang berat sudah ada didepan mata walau usia masih bocah.

Menurut Paul kemampuannya diperoleh pada dari kegemarannya bermain games, tidak disangka kemampuan khusus ini malah menjadikan Paul SEO dan Pakar keamanan siber, mengingat dulunya produk games yang dibuat oleh perusahaan Prudent Games Inc adalah games yang sering ia mainakan kini ia menjadi orang penting didalamnya. Kisah ini bisa dijadikan contoh teladan bocah yang masih anak-anak sudah memiliki kemampuan luar biasa.

Cara Belajar dan Penerapan Kurikulum di Australia



Australia- Mungkin cara belajar dunia pendidikan serta penerapan di Australia bisa menjadi bahan acuan untuk dapat diadopsi oleh indonesia, terbilang sangat baik penerapan kurikulum di negara tetangga seperti Australia bisa dibilang cukup efektif dan tidak banyak menyita waktu dalam menempuh jenjang pendidikan. Dikutip dari sekolah Internasional Australia yang ada di Jakarta yang menggunakan kurikulum Australia membeberkan beberapa perbedaan antara kurikulum Australia dengan Indonesia.

Hal ini mencolok sekali pada penerapan UN jika di Indonesia sistem UN yang diterapkan seperti yang kita ketahui, jauh berbeda dengan UN di kurikulum Australia karena sistem UN yang digunakan hanya pada taraf pelajaran seperti diskusi dan beberapa kegiatan belajar yang pernah dilakukan tetapi tarafnya Nasional. Paling mencolok adalah sistem penerapan sains dan riset pada anak bertumu pada sisten IT control.

Pada penerapan Kurikulum di Australian akan memberikan peluang besar pada yang memiliki IQ tinggi seperti misalkan contoh Kurikulum Australia mematok nilai tinggi jika seseorang lulus dengan nilai tinggi seperti misalkan NIM kelulusan mencapai 9 atau 10 pada jenjang SMA maka sudah dipastikan pada saat lulus SMA akan langsung mendapatkan gelar Doktor selanjutnya nilai lain juga seperti itu.

Baik di SMP dan SD juga sama, serta di Kuliah untuk anak yang biasa-biasa saja juga dinyatakan lulus tetapi nilai hanya mencapai untuk hal tertentu begitu juga penerapan yang dilakukan pada saat kuliah mahasiswa akan diberikan masa studi selama kuliah dengan hasil nilai kelulusan pada saat SMA bisa dibilang dari satu mahasiswa ke mahasiwa lain memiliki perbedaan misalkan mahasiswa A menempuh pendidikan 3 tahun dan mahasiswa B akan menempuh pendidikan selama 4 tahun.

Hal ini ditentukan oleh kampus dari nilai yang sudah pernah didapat bisa dibilang sistem kurikulum Australia jauh lebih efektif dibandingkan dengan kurikulum Indonesia tetapi kurikulum ini tidak bisa diterapkan di Indonesia karena beberapa faktor terutama anak Indonesia masih banyak buta akan teknologi.

Anak SD di Australia sudah menggunakan sistem pembelajaran riset sederhana yang dilakukan Individu seperti meneliti serangga dan beberapa penelitian sederhana lain sehingga ketika di SMP tinggal melanjutkan, kurikulum Australia akan memberikan keuntungan bagi yang pintar dan tidak merugikan anak yang tidak pintar.

Anak yang pintar akan lebih cepat sekolah dalam waktu singkat akan mendapatkan gelar tertentu tanpa harus menunggu 12 tahun belajar atau 20 tahun lamanya untuk mendapatkan gelar Doktor tidak heran kalau di Australia anak berusia belasan tahun sudah banyak menyandang gelar Megister ataupun Doktor karena prestasi yang diraih selama sekolah SD, SMP, dan SMA sudah mencukupi dan bisa disetarakan dengan lulusan Megister dan Doktor.

Mungkin Indonesia sudah sedikit mengadopsi kurikulum Australia seperti misalkan pada SMA plus ada yang disebut dengan kelas Akselerasi atau percepatan anak bisa bersekolah 2 tahun saja di SMP dan SMA tetapi masih jauh berbeda dengan Australia. Lain lubuk lain ikannya begitulah gambaran kondisi pendidikan dimasing-masing negara.

Tetapi yang perlu di Ingat bahwa pendidikan dengan kurikulum bertaraf Internasional dan negara lebih maju dari Indonesia perlu dijadikan contoh mengingat pendidikan yang ada disana jauh lebih baik dibandingkan Indonesia semoga Indonesia bisa berjaya dimasa pemerintahan Jokowi-JK terutama dalam Pendidikan Indonesia.

Wajah Pendidikan di Palestina



PALESTINA- Akibat gempuran musuh seterunya Israel kini wajah pendidikan di Palestina tidak lagi terlihat hanya ada tumpukan bekas sekolah yang beberapa tahun silam dibangun oleh PBB berserakan dimana-mana untuk hidup pun terasa tidak aman apalagi untuk sekolah hal ini menggambarkan sisi lain dari pendidikan Palestina.

Jika pendidikan Nasional di Indonesia terbilang baik karena ada wajib belajar 9 tahun dari pemerintah pusat, tapi lihatlah di Palestina tidak ada wajib belajar 9 tahun jangankan untuk waja9 untuk sekolah pun rasanya tidak mampu akibat perang dengan Israel kini semua pendidikan yang ada di Palestina lumpuh total anak-anak yang menjadi korban tidak mampu sekolah.

Seharusnya diusia mereka harus mendapatkan pendidikan seperti layaknya Indonesia dengan beberapa keunggulan tersebut membuat palestina menjadi sangat berbeda dalam segi dunia pendidikan, lebih dekat sementara kalau kita lihat Israel berbanding terbalik dengan kondisi Palestina sekarang ini kalau anak-anak Palestina tidak bisa bersekolah dengan aman sementara Israel dengan nyaman anak-anaknya bisa bisa bersekolah bahakan jauh lebih baik dari negara maju dalam sekolah.

Bukan berarti semua sudah usai perang yang telah menelan banyak korban tersebut seolah tidak ada habisnya, disini lain dunia melalui UNESCO memberikan beberapa bantuan kepada Palestina agar pendidikan di Palestina tidak habis total dengan cara mengumpulkan anak-anak yang seharusnya sekolah di tempat penampungan sementara dan memberikan para bantuan guru untuk dapat mengajar di Palestina.

Beruntunglah Indonesia yang diberikan kedamaian tidak seperti Palestina anak yang seharusnya mengenyam pendidikan yang tidak bersalah malah menjadi korban kekerasan dan kejahatan perang, Indonesia perlu bersyukur dala hal ini karena wajah pendidikna di Indonesia terbilang baik melalui program wajib bejalar 9 tahun dari pemerintah pusat seharusnya tidak ada lagi yang tidak bersekolah apapun alasannya karena semua sudah digratiskan biaya pendidikan ditanggung pemerintah.

Acak