Potensi Wisata: Wonosobo, Negeri Sejuta Pesona dan Budaya



WONOSOBO- Indonesia patut bangga sebagai negara maritim terbesar di dunia yang dipenuhi dengan gugusan pulau-pulau terbentang dari sabang sampai merauke membuat Indonesia kaya akan kebudayaan dan keindahan, tahukah anda selain bali, lombok ternyata ada daerah yang belum banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia padalah potensi wisata di daerah wonosobo menjadi magnet tersendiri di mata dunia.

Menurut data dikutip dari situ liputan6.com Wonosobo menjadi urutan nomor 3 paling banyak dikunjungi turis mancanegara selama tahun 2014 ini, hal ini dikarenakan potensi alam yang begitu memikat seperti kuliner, agrowisata, Industri seperti UKM yang begitu pesat perkembangannya serta keindahan panorama wonosobo yang luar biasa.

Bahkan menjadikan altenatif sepulang dari kunjungan Borobudur sebab Wonosobo dekat dengan Candi Borobudur hal ini menjadi sangat lengkap tidak berlebihan sebagai salah satu potensi wisata besar Wonosobo sering dijuluki Negeri Sejuta Pesona dan Budaya, dari Wonosobo kita bisa banyak belajar tidak hanya liburan tetapi mengenal lebih jauh Indonesia.

Selian Bali, Lombok, Raja Empat, Belitung, Jogja, Pulau Komodo, dan daerah lain juga masuk urutan Wonosobo sebagai kunjungan wisata paling menarik di Mata dunia. Indonesia patut bangga dengan alam yang begitu luar biasa Ini karena tidak semua negara bisa seperti Indoensia semoga kedepan pariwisata di Indonsia semakin berkembang.

Jadi bagi Indonesia sendiri tidak perlu jauh-jauh liburan ke Luar Negeri karena Indonesia sudah kaya akan potensi wisata bahkan bertaraf dunia, tidak ada salahnya jika anda ingin liburan di Indonesia mencantumkan Wonosobo sebagai list tujuan wisata Indonsia, Ya Wonosobo Negeri Sejuta Pesona dan Budaya.

Abraham Samad: Menanamkan Budaya Anti Korupsi Sejak Dini



JAKARTA- Ditengah-tengah keperihatinan bangsa yang tengah dilanda bencana korusi ya, deret kasus korupsi sampai saat ini terus menjadi sorotan utama setiap berita permasalahan akan pemberantasan korupsi terus terjadi di negeri tercinta ini dengan beberapa upaya yang dilakukan pemeritah terbilang membuahkan hasil ada banyak elite politik mulai dari pejabat daerah sampai dengan elit politik yang ada disenayan terus bertambah dan memenuhi tahanan.

Komisi Pemberantasan Korupsi gagasan pemerintahan SBY ini memang diklaim sebagai lembaga non kementrerian yang berwenang dalam urusan pemberantasan korusi, ditengah habisnya masa jabatan SBY jangan-jangan KPK juga akan tinggal menjadi cerita manis dan kenangan terindah bahwa pernah ada sebuah lembaga pemberantasan korupsi yang sukses dimasa mengurangi angka korupsi.

Jangan sampai hal seperti itu terjadi, dipenghujung runtuhnya pemerintahan SBY ini sudah tercium dari elit politik senayan yang berniat mengkebiri wewenang KPK dalam memeriksa dan menjalankan tugas jika bersangkutan dengan DPR RI harus melewati beberapa tahapan hal ini di duga melebahkan kinerja KPK, sementara ketua KPK Abrahan Samad pada masa jabatannya segera usai dan digantikan dengan ketua KPK lainnya.

Harapan kita semoga KPK semakin maju untuk memberantas korupsi, lantas apakah langkah pemberantasan korusi hanya bisa dilakukan oleh KPK dan apakah ada Abraham-Abraham Samad muda lainnya yang memiliki mental anti korupsi disebuah acara Mata Najwa yang diadakan beberapa bulan lalu sekitar petengahan september 2014 mengungkapkan bahwa menurut Abraham Samad melalui talk Show yang diadakan di IPB bersama yang saat itu masih menjabat wakil gubernur DKI Ahok menyampaikan beberapa poin menyangkut urusan korupsi.

Menurut Abraham Samad dikutip dari Metro Tv menyampaikan bahwa "Hendaknya budaya anti korupsi itu ditanamkan sejak usia dini" seperti kata beliau bahwa seharusnya sejak dini sekali dari mulai jenjang pendidikan Taman Kanak-kanak dan SD haruslah di pupuk kesadaran akan korupsi dan membudayakan sejak dini Anti korupsi.

Harapannya dimasa yang akan datang akan muncul pemimpin penerus bangsa yang memiliki mental anti korupsi dan terus menjunjung tinggi nilai-nilai yang telah ditanamkan mengenai budaya anti korupsi agar Indonesia menjadi negara yang melahirkan generasi penerus tidak korup. Mengingat korupsi di Indonesia seperti penyakit akut yang senangtiasa mengerogoti kejujuran seseorang.

Salah satu untuk menanamkan budaya anti korupsi adalah menanamkan sejak dini gaya hidup sederhana dan berpenampilan seadanya menjadikan beberapa masalah korupsi akan berkurang karena dari beberapa kasus korupsi yang terbongkar salah satu pemicu adalah gaya hidup glamor istri ataupun seorang pejabat yang membuat dan mengintimidasi serta memunculkan semangat untuk korupsi. Semoga kedepannya apa yang disampaikan Abraham Samad ketua KPK kita menjadi realisasi dan menjadi perhatian pemerintah.

Sikap menanamkan Budaya Anti Korupsi Sejak Dini memang menjadi solusi baru untuk membentuk mental generasi bangsa yang bebas korupsi dan memiliki mental tidak korup sehingga seperti kata pepatah mencega jauh lebih baik dari pada mengobati, hal ini tercermin melalui pendidikna menanamkan budaya anti korupsi pada anak sejak dini.

Acak